Mengintip Betapa Mewahnya Istana Bos Besar ISIS

98

Mengintip Betapa Mewahnya Istana Bos Besar ISIS
Rumah yang terlihat bagai istana itu difoto oleh pejuang Irak, Serdar Mahmud yang mengklaim menemukan kolam renang hingga kebun binatang berisi unta dan kuda.

Di tengah padang pasir, terdapat tembok tinggi yang membenengi kompleks bangunan di dalamnya. Di sana, ada sebuah istana mewah. Pemiliknya bukanlah raja minyak yang kaya raya atau semacamnya, melainkan sang pemimpin kelompok radikal, ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.

Rumahnya berhasil ditemukan dalam keadaan tak terawat. Baghdadi pergi meninggalkan rumahnya karena lari dari pengejaran pasukan internasional dan sekutunya. Ia sendiri hingga kini diklaim masih hidup di persembunyiannya.

Rumah besar tersebut terletak di kota Manbij, Suriah. Rumah yg terlihat bagai istana itu difoto oleh pejuang Irak, Serdar Mahmud yang mengklaim menemukan kolam renang hingga kebun binatang berisi unta dan kuda.
Kolam renang tersebut tampak mengering sementara hewan-hewannya berkeliaran di halaman belakang.

” Lihat ada banyak unta dan beberapa kuda… Al Baghdadi punya kebun binatang, ” kata Mahmud dalam Twitternya.

Mahmud sendiri percaya bahwa Baghdadi masih hidup dan berada di Mosul biarpun banyak rumor yang beredar bahwa ia tewas dalam serangan udara.
Mahmud merupakan tentara People’s Protection Unit, kelompok Kurdi yang dibentuk untuk melawan ISIS di utara Suriah dan Irak. Ia biasa memposting foto-fotonya di tengah peperangan, termasuk senjata yang berhasil ia rebut dari ISIS.Mansion milik Baghdadi itu pun berhasil direbut oleh pejuang YPG sejak kabur karena terluka oleh roket di Raqqa.
Beberapa waktu lalu ada laporan seorang pria 44 tahun yang tewas dalam serangan udara. Namun, laporan tersebut dibantah oleh ISIS ditambah tak da konfirmasi kematian apapun dari AS ataupun koalisinya.

Baghdadi lahir dengan nama Ibrahim Awwad Ibrahim al-Baddri pada tahun 1971 di Samarra, Irak. Baghdadi berasal dari keluarga menengah ke bawah.

Lalu, tanpa alasan dan pemberitaan, tiba-tiba ia menjadi pemimpin kelompok radikal mematikan, ISIS. Mereka biasa beroperasi di Suriah dan Irak. Namun, kerap mencari pengikut di seluruh dunia.
Sebagai pemimpin, Baghdadi kerap menghindari sorotan. Aura misterinya pun menambah daya tariknya bagi publik hingga tak sedikit yang penasaran dan kemudian terjebak dan menjadi pengikutnya. Akibat jarang tampilnya Baghdadi di depan publik membuat kepalanya makin mahal dihargai, yakni US$ 10 juta.