Jenis-jenis Ikan hias Air Tawar

308

jenis-jenis ikan hias air tawar
Negeri ini mempunyai banyak jenis ikan hias air tawar. Menurut catatan KKP, terdapat lebih dari 1. 100 spesies ikan hias air tawar yg diperdagangkan secara global. Dari jumlah itu, negeri kita mempunyai 400 spesies. Namun hanya sekitar 90 spesies yg dibudidayakan masyarakat.

Ikan hias air tawar lebih mudah dibudidayakan ketimbang ikan laut. Teknologinya sederhana dan biayanya murah. Sehingga banyak dilakukan dalam skala usaha rumahan. Berbeda dengan ikan hias air laut yg memerlukan fasilitas padat modal.

Ikan hias air tawar asli Indonesia yang menjadi primadona adalah ikan arwana dan cupang. Dan ikan asal negara lain yg bisa didomestikasi dan cukup popular dibudidayakan di Indonesia antara lain koki, koi, discus dan guppy.
Jenis paling populer

Tidak semua ikan hias dibudidayakan secara masif, ini terkait dengan pangsa pasar dan tingkat kesulitannya. Berikut ini beberapa jenis ikan hias air tawar yg paling banyak dibudidayakan dan diperdagangkan secara meluas di Indonesia :

ikan hias air tawar
1. Ikan koi
Ikan koi atau Cyprinus carpio L pertamakali dipopulerkan di Jepang. Sekitar tahun 1820-an para penangar ikan negeri sakura berhasil menyilangkan beberapa strain ikan mas menjadi ikan dengan warna merah dan putih yg menarik. Ikan hasil persilangan ini dikenal dengan nama koi. Kemudian bebrapa tahun berikutnya berkembang ikan koi dengan berbagai varian warna menarik lainnya.

Ikan koi ialah ikan hias air tawar yg cocok dipelihara di kolam bukan akuarium. Karena daya tarik ikan koi terdapat pada warna-warni yg indah bila dilihat dari atas. Selain itu, ikan koi juga memerlukan ruang gerak yg luas. Jenis ikan hias air tawar ini cukup mudah dikembangbiakan, namun sulit mendapatkan koi berkualitas.

2. Ikan cupang
Ikan cupang atau Betta sp. ialah salah satu jenis ikan air tawar endemik negara-negara di Asia Tenggara. Ikan ini berkembang baik di rawa-rawa daerah tropis. Ikan cupang bisa hidup dalam volume air yg sedikit dan minim oksigen. Cupang dapat dipelihara dalam toples kecil dan tidak perlu mesin penghasil gelembung (aerotor).

Ikan cupang dipelihara sebagai ikan hias dan ikan aduan. Selain warna sisik dan siripnya yg berkilauan, ikan ini mempunyai sifat agresif. Cupang bisa merobek-robek sesamanya dalam pertempuran yg berlangsung berjam-jam lamanya.

Ikan cupang sangat mudah dibudidayakan. Tidak memerlukan fasilitas mahal dan bisa dilakukan dalam skala rumahan.

3. Ikan arwana
Nama latin ikan hias air tawar ini adalah Scleropages sp. Arwana ialah salah satu ikan endemik Indonesia. Ikan ini banyak ditemukan di perairan air tawar Kalimantan dan Papua. Dahulu, ikan arwana didapat dari perburuan di alam bebas. Namun saat ini sudah bisa dibudidayakan.

Ikan arwana ialah salah satu ikan hias air tawar yg berharga tinggi. Harga per ekornya mencapai jutaan rupiah, terutama utk jenis-jenis tertentu. Sentra produksi ikan arwana ada di Kalimantan dan Sumatera.

4. Ikan koki
Ikan koki (Carrasius auratus) masihlahmasih satu keluarga dengan ikan mas. Pertamakali dikenal sebagai ikan hias di Cina. Namun yg mempopulerkan ikan koki adalah bangsa Jepang. Dari negeri ini, ikan koki menjadi semakin variatif dengan berbagai warna dan bentuknya.

Ikan koki udah lama masuk ke Indonesia dan dibudidayakan meluas. Sentra produksi koki terbesar ada di Tulungagung, Jawa Timur. Kota ini memproduksi lebih dari 55 juta ekor ikan koki setiap tahunnya. Sebagian besar ditujukan utk pasar domestik, sebagian lainnya utk ekspor.

5. Ikan guppy
Ikan guppy (Poecilia reticulate) ialah ikan asli wilayah Amerika Tengah dan Selatan. Ikan ini sangat mudah beradaptasi sehingga penyebarannya bisa meluas ke seluruh bumi. Masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an. Saat ini guppy bisa ditemukan dengan mudah di perairan air tawar di Indonesia.

Ikan guppy ialah jenis ikan hias air tawar yg gampang dibudidayakan. Bereproduksi secara internal dengan melahirkan anak. Guppy kawin dengan memasukan organ gondopodium yg berada pada sirip anal ke dalam organ telur betina.

Ikan betina mempunyai kemampuan utk menyimpan sperma dalam tubuhnya. Sehinga bisa hamil hingga 3 kali dalam satu kali perkawinan. Jarak antar kehamilan berlangsung 1-5 minggu. Seekor indukan betina dapat menghasilkan sekitar 30-100 burayak dalam satu kali kelahiran.

6. Ikan louhan
Ikan louhan termasuk dalam keluarga Cichild dan tidak ditemukan di alam bebas. Ikan hias air tawar ini ialah hasil persilangan dari berbagai jenis ikan Cichlid. Louhan pertama kali dikembangkan di Malaysia. Banyak orang menyukai ikan ini karena warna sisik dan benjolan dikepalanya. Selain di Malaysia, ikan ini dikembangkan juga di Taiwan.

Kini ikan louhan menyebar ke berbagai negara. Iklan louhan mempunyai sifat agresif dan bila lepas ke perairan umum bisa menjadi predator buat ikan lainnya. Banyak kritik yg dialamatkan pada ikan ini, diantaranya dianggap merusak strain-strain ikan Cichlid.

7. Ikan discus
Ikan discus (Symphysodon discus) berasal dari perairan Amazon. Disebut discus karena bentuknya seperti piringan (disc) dengan warna-warni yang atraktif. Pembawaan ikan hias air tawar ini sangat tenang dan gerakannya lembut, sehingga disebut raja akuarium. Ikan yg paling besar bisa mencapai diameter 15 cm.

Discus sesuai dikembangbiakan di iklim tropis dengan suhu air 25-30oC. Utk pemeliharaan dalam akuarium harus sedikit telaten, karena ikan discus mudah stress.

Secara global perdagangan komoditas ikan hias air tawar jauh lebih besar dari ikan hias air laut. Pangsa pasarnya mencapai 85%. Hal ini terjadi karena ikan hias air tawar biasanya bisa dibudidayakan, sementara ikan hias air laut lebih banyak dari hasil tangkapan. Semakin hari permintaan ikan hias air tawar semakin terus meningkat. Mungkin karena harganya yang relatif lebih murah dari ikan hias air laut.

Pada beberapa dasawarsa kebelakang, Indonesia hanya mengekspor ikan hias ke Singapura. Dari Singapura ikan-ikan ini diekspor lagi ke berbagai negara. Namun saat ini, ekspor kita udah menembus 60 negara dengan nilai lebih dari 50 juta dolar AS dan peningkatan sekitar 9% per tahunnya. Indonesia pun selalu menjadi 5 besar eksportir ikan hias dunia.

Dari sisi keragaman ada lebih dari 300 jenis ikan hias air tawar maupun laut yang menjadi andalan ekspor. Biasanya ikan hias yg layak ekspor diseleksi berdasarkan enam kriteria, yakni ukuran, jenis, keseragaman, keunikan bentuk dan warna, bebas penyakit, dan daya adaptasi.